
QIR 2009@ FTUI
Depok, QIR (Quality in Research), sebuah simposium dan konferensi Internasional ke 11 dalam bidang penelitian yang diadakan pada tanggal 3-6 agustus di Fakultas Teknik Universitas Indonesia mengangkat karya-karya penelitian terkini dari penelitian-penelitian yang mayoritas bertajuk teknik. Simposium dan seminar diadakan pada tanggal 4 dan 5 agustus 2009 dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Simposium yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar ini diisi dengan 240 presentasi karya ilmiah dari 530 peneliti pelbagai universitas di seluruh dunia dan 7 orang Profesor di bidang teknik dari manca negara sebagai keynote spreakers. Peneliti-peneliti Indonesia yang hadir mengisi acara, tidak hanya dari kalangan universitas dalam negeri sendiri seperti UI, ITB, IT. Tetapi juga peneliti Indonesia yang berkiprah di universitas luar negeri seperti NUS, hingga MIT. Beberapa lembaga penelitian juga turut mengikuti acara ini seperi LIPI dan BATAN.
Simposium ini juga secara khusus membahas 6 topik, yaitu:
- Radio Frequency Identification (RFID) as a Bridge between Computing and Telecomucation
- Green Infrastructure for Sustainable Development
- Tropical Eco-Urbanism
- Industrial Engineering Approach for Productivity Improvement
- Advanced Material and Processing
- Energy Conservation trough Efficiency in Design and Manufacturing
Dalam bidang lingkungan, topik yang cukup menarik untuk diikuti adalah topik tentang Green Infrastructure dan Eco-Urbanism. Tetapi, dari topik-topik lain juga terkadang mengangkat isu mengenai konsep hijau, seperti penelitian mengenai “Emisi CO2 dan biaya listrik dari pembangkit listrik hybrid di pulau Sebesi” yang masuk ke topik RFID, “Hubungan 5 pilar pembangunan berkelanjutan dalam meningkatkan kapabilitas kualitas manajerial” yang masuk ke dalam topik Industrial Engineering, dan lain sebagainya. Topik-topik yang khusus dibahas dalam Green Infrastructures antara lain*:
- Perencanaan transportasi di sekitar hutan konservasi di Supiori sebagai daerah pemekaran di Biak
- Pendekatan aplikasi infrastruktur hijau sebagai penunjang konservasi kawasan peri-urban
- Infrastruktur hijau yang tanpa batasan untuk orang cacat
- Terapan dari index keberlanjutan dalam perkembangan rumah di malaysia
- Studi kualitatif dari infrastruktur pendukung setelah banjir dengan studi kasus kota Jakarta
- Pemulihan Situ Gintung, Dibangun ulang atau dipindah?
- Dan lain sebagainya, masih terdapat 24 paper lain yang berkaitan dengan green infrastuctures
Topik-topik yang mengangkat Eco-urbanisme, antara lain:
- Studi kualitatif dari rumah susun di semarang ditinjau daru kenyamanan suhu dan keamanan pangan
- Studi identifikasi dari faktor kesehatan dalam meningkatkan kualitas lingkungan rumah
- Gambaran Jakarta dari sudut pandang kampung
- Efisiensi energi dengan penerapan konsep jendela di ruang kelas pada daerah tropis
- Penyeimbangan ulang perspektif dalam melihat urban spasial dalam dimensi ketiga
- Aplikasi LEED-EB 2.0 USGBC di Indonesia, studi kasus gedung fasilkom UI
- Analisis lansekap dari bangunan liar di kali Code, Yogya
Dalam meningkatkan kualitas penelitian di Indonesia, acara ini sangat membantu untuk tidak hanya sebagai media untuk apresiasi karya-karya ilmiah. Tetapi, acara ini juga menjadi ajang untuk menciptakan hubungan untuk memperluas jaringan antar peneliti. Diharapkan, acara selanjutnya yang akan diadakan pada tahun 2011 dapat diikuti oleh lebih banyak peserta dengan kualitas yang lebih terkini dari ilmu pengetahuan.
*Topik dalam reportase ini merupakan hasil penerjemahan reporter, tidak sama dengan judul asli. Info lebih lengkap lihat http://qir.eng.ui.ac.id